Lead
Tidak perlu catat satu-satu mana yang baru tanya, mana yang tinggal ditutup.
Setiap chat dibaca dan diberi status otomatis. Kamu tinggal lihat daftarnya, lalu kejar yang paling dekat dengan beli.
Tampilan produk dengan data contoh.
Kelihatan dia sudah sampai mana.
Ada tiga tahap: baru tanya-tanya, sudah serius, dan siap beli. Di dalam produk namanya New, Warm, dan Hot. Aturan pindah tahapnya kamu tulis dengan bahasa biasa, misalnya “kalau sudah tanya DP dan cicilan, itu serius”. Kamu juga bisa mengubah tahap sendiri, dan AI mengikuti pilihanmu.

Kelihatan dia datang dari mana.
Instagram, Facebook, atau dari teman. Penulisan yang beda-beda seperti “IG”, “Instagrm”, atau “fb” dihitung sebagai satu sumber. Produk yang dia tanya ikut tercatat, juga kalau pembeli menyebutnya dengan nama lain, asal nama panggilannya sudah kamu daftarkan.

Kelihatan siapa yang pegang.
Chat yang belum ada pemegangnya bisa dibagi ke sales secara merata: tiap chat ke sales yang saat itu memegang paling sedikit. Sales juga bisa mengambil atau melepas chat sendiri.
Chat pertama langsung diarahkan.
Pembeli yang membuka dengan kalimat seperti “saya tau Cluster Jade dari Instagram” langsung diarahkan ke produk dan sales yang pas. Aturan ini bisa kamu atur per nomor atau akun tempat chat masuk.
Yang perlu kamu tahu
- Tahap diberikan AI dari isi chat dan aturanmu, jadi bisa keliru. Sales tetap boleh mengubahnya sendiri.
- Tahap yang kamu ubah manual tidak ditimpa AI sampai kamu mengembalikannya ke otomatis.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa bedanya kontak dan lead?
Kontak adalah siapa saja yang pernah chat atau kamu impor dari Excel. Lead adalah kontak yang sedang dalam proses beli, lengkap dengan tahap, sumber, dan pemegangnya.
Aturan tahapnya harus ditulis dengan kode?
Tidak. Kamu mengisi kata atau kalimat yang biasa diucapkan pembeli, lalu tahap tujuannya. Ada juga uji coba tanpa menulis apa pun, untuk melihat ke mana sebuah lead akan pindah.
Lanjut baca