Asisten AI
Chat masuk jam 11 malam? AI yang jawab. Paginya kamu tinggal tutup.
Ajari sekali, lewat obrolan santai. Setelah itu asisten menjawab pertanyaan pembeli dari bahan yang kamu berikan: harga, DP, jam survei, stok.
Tampilan produk dengan data contoh.
Cara mengajarinya seperti ngobrol.
Kamu tidak mengisi formulir panjang. Asisten bertanya soal bisnismu, membaca dokumen yang kamu unggah, lalu menyusun cara menjawabnya. Sebelum dipasang, kamu bisa mencobanya dengan chat pura-pura. Tidak ada yang terkirim ke pembeli sungguhan.

Jawabannya datang dari dokumenmu.
Unggah PDF, Word, Excel, atau PowerPoint, atau ambil dari Google Drive. Excel dengan beberapa sheet dibaca per sheet, jadi daftar harga dan promo tidak tercampur. Kalau jawabannya tidak ada di dokumen, asisten diminta bilang akan menanyakannya ke tim, bukan menebak.
Brosur dan foto yang pas, bukan semuanya sekaligus.
Pembeli tanya denah tipe Jade, yang dikirim denah tipe Jade. Pesan suara dan foto dari pembeli ikut dipahami, jadi pembeli yang malas mengetik tetap terlayani.
Pembeli minta bicara dengan orang? AI mundur.
Asisten bisa menyerahkan chat ke timmu, dan tim langsung dikabari. Begitu sales ikut membalas, asisten berhenti menjawab di chat itu. Kalau kamu ingin mengambil alih lebih dulu, tombol “Alihkan ke manusia” ada di tiap chat.

Rekap tiap hari, dengan alasan kalau ada yang gagal.
Beranda menunjukkan berapa chat dijawab asisten, berapa yang diserahkan ke tim, dan berapa pemakaiannya. Kalau satu jawaban gagal, penyebabnya tertulis dengan kata-kata biasa, bukan sekadar tanda silang.

Yang perlu kamu tahu
- AI hanya sebagus bahan yang kamu berikan. Harga yang tidak ada di dokumen tidak akan dijanjikan, dan dokumen yang sudah basi menghasilkan jawaban yang basi. Cek bahan jawabanmu tiap kali promo berganti.
- Di Instagram dan Facebook, asisten terikat batas 24 jam dari Meta, sama seperti timmu.
Pertanyaan yang sering muncul
Kalau AI salah jawab bagaimana?
Itu bisa terjadi, dan kami tidak menjanjikan jawaban selalu benar. Asisten menjawab dari bahan yang kamu berikan dan diarahkan mundur saat tidak yakin. Tiap jawabannya tercatat, jadi kamu bisa membacanya ulang, memperbaiki dokumennya, dan mengambil alih chat kapan saja.
Harus bisa coding untuk membuat asisten?
Tidak. Kamu menyusunnya lewat obrolan dan unggahan dokumen.
Asisten yang sama bisa dipasang di Instagram dan Facebook?
Bisa. Satu asisten bisa dipasang di nomor WhatsApp, akun Instagram, dan Halaman Facebook, atau tiap tempat punya asisten sendiri.
Lanjut baca